Banjarmasin, FKIP ULM — Unit Penjamin Mutu (UPM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat (FKIP ULM) melaksanakan kegiatan Audit Mutu Internal (AMI) pada 18–31 Agustus 2026. Audit ini menyasar 21 program studi di lingkungan FKIP ULM sebagai bagian dari upaya berkelanjutan membangun budaya mutu di tingkat fakultas dan program studi.

Tim auditor internal melakukan asesmen kecukupan dokumen mutu bersama pengelola program studi di lingkungan FKIP ULM.

Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat FKIP ULM tersebut melibatkan tim auditor internal yang ditugaskan oleh UPM untuk menelaah pemenuhan standar mutu pendidikan pada setiap program studi. Proses audit dilakukan melalui pemeriksaan dokumen, verifikasi data, serta dialog langsung dengan pengelola program studi guna memastikan kesesuaian antara pelaksanaan program dengan standar yang telah ditetapkan.

Ketua UPM FKIP ULM menjelaskan bahwa pelaksanaan AMI merupakan agenda rutin yang menjadi bagian dari siklus penjaminan mutu internal di lingkungan fakultas. Audit ini bertujuan untuk memetakan capaian, mengidentifikasi kesenjangan, sekaligus menghimpun rekomendasi perbaikan bagi setiap program studi yang diaudit.

“AMI dilaksanakan secara terjadwal terhadap seluruh 21 program studi di FKIP ULM. Melalui audit ini, kami ingin memastikan bahwa proses pendidikan yang berjalan di setiap program studi benar-benar sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, sekaligus menemukan area-area yang masih perlu ditingkatkan,” ujar Ketua UPM FKIP ULM.

Sesi audit lapangan bersama UPM dan pengelola program studi di lingkungan FKIP ULM. (Dokumentasi UPM FKIP ULM)

Rangkaian audit yang berlangsung selama dua pekan tersebut turut dihadiri oleh pimpinan fakultas, ketua dan sekretaris program studi, serta staf penjaminan mutu dari masing-masing program studi. Kehadiran berbagai unsur pimpinan ini mencerminkan komitmen bersama dalam mengawal proses peningkatan mutu pendidikan secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, UPM FKIP ULM menegaskan bahwa hasil AMI 2026 akan menjadi dasar utama dalam pelaksanaan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) yang akan digelar setelah seluruh rangkaian audit terlaksana. RTM sendiri merupakan forum evaluasi tingkat fakultas yang mempertemukan temuan audit dengan rencana tindak lanjut strategis, termasuk penetapan prioritas perbaikan pada periode mendatang.

“Temuan dan rekomendasi dari AMI ini tidak berhenti pada laporan semata, melainkan akan dibahas secara menyeluruh dalam RTM. Dari forum tersebut, setiap program studi diharapkan memperoleh arah perbaikan yang konkret dan terukur,” lanjutnya.

Dengan cakupan audit yang menjangkau seluruh 21 program studi, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola mutu di tingkat program studi sekaligus mendukung upaya FKIP ULM dalam mempertahankan dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan secara berkelanjutan.